Modul4 Jumat2(Susulan) 12213054

|
All materials on our website are shared by users. If you have any questions about copyright issues, please report us to resolve them. We are always happy to assist you.
 9 views
of 15

Please download to get full document.

View again

Description
MODUL IV PENGUKURAN PERMEABILITAS ABSOLUT DENGAN GAS PERMEAMETER LAPORAN PRAKTIKUM Nama : Ery Budiono NIM : 12213054 Kelompok : Jumat 2 Tanggal praktikum : 13 Maret 2015 Tanggal penyerahan : 20 Maret 2015 Dosen : Prof. Ir. Pudji Permadi, M.Sc., Ph.D. Asisten Modul : 1. I Made Artha Segara 12211018 2. I Putu Dody Widiana 12211028 LABORATORIUM PETROFISIKA PROGRAM STUDI TEKNIK PERMINYAKAN INSTITUT TEKNOLOGI BANDUNG 2015 DAFTAR ISI Cover………………………………………………………………………………….....1 Daftar Isi………………………………………………………………………………..2 BAB 1 Pendahuluan …………………………………………………………………..3 BAB II Prinsip Percobaan……………………………………………………………...4 BAB III Data dan Pengolahan Data …………………………………………………...6 BAB IV Analisis ………………………………………………………………………9 BAB V Simpulan………………………………………………………………………13 Jawab Pertanyaan..……………………………………………………………….…….14 Daftar Pustaka………………………………………………………………………….15 BAB I PENDAHULUAN Adapun tujuan dari modul ini adalah sebagai berikut Memahami prinsip dan cara kerja Gas Permeameter Menentukan besarnya permeabilitas absolut suatu sampel core dengan Gas Permeameter Memahami pengetahuan tentang permeabilitas absolut BAB II PRINSIP PERCOBAAN Permeabilitas Batuan Permeabilitas adalah ukuran kemudahan rongga untuk mengalirkan fluida di dalamnya. Permeabilitas merupakan sifat fisik yang khas dari batuan, tidak bergantung jenis fluida yang digunakan. Selain itu, sifak fisik fluida yang mengalir juga tidak mempengaruhi permeabilitas batuan. Darcy mendefinisikan laju alir dalam rongga berpori sedemikian sehingga permeabilitas dapat dinyatakan dengan K=Q/(A P/L) yang mana satuan didasarkan pada cm, atm, centipoise, dan Darcy. Klinkenberg Effect Penggunaan gas sebagai pengukur laju alir akan memberikan hasil yang bervariasi tergantung dengan massa molekul gas. Efek ini merupakan bagian slippage effect yakni efek laju alir yang seolah tersendat-sendat saat memasuki suatu pori. Klinkenberg berusaha mengorelasikan setiap perubahan yang terjadi (variasi gas yang digunakan) terhadapt nilai 1/P. Saat P sangat besar, ternyata didapat setiap prolongasi garis menuju titik tertentu, yakni nilai Kliquid atau nilai permeabilitas sebenenarnya dari sampel. Jika dibuat korelasi maka hubungan Kl, Kg, dan 1/P adalah sebagai berikut: K¬_g=K_l+m(1/P) dengan b=m/Kl. Dalam percobaan ini, didapat nilai Kgas dan 1/(Prata-rata) sehingga dapat dibuat persamaan garis. Nilai gradient persamaan garis adalah suatu nilai b yakni Klinkenberg Factor yang secara fisik menunjukkan ukuran tumbukan molekul gas. Semakin besar maka tumbukan akan besar sehingga nilai permeabilitas bernilai mengecil. PERG-200 Permeameter PERG-200 Permeameter merupakan alat untuk mengukur permeabilitas dengan mengetahui Pupstream, Pdownstream, dan Q atau laju alir downstream. Secara matematis, pengukuran permeabilitas gas dapat dinyatakan sebagai berikut: K_gas=(Q_(rata-rata) x _gas)/(A(P_(upstream absolute )–P_(downstream absolute) )/L) dengan P_(rata-rata)=(P_(upstream absolute)+P_(downstream absolute))/2 Q_(rata-rata)=(P_(downstream absolute) xQ_downstream)/P_(rata-rata) Selanjutnya, dari persamaan Klinkenberg maka diplot antara Kgas dan 1/Prata-rata. Nilai Ksampel terjadi saat Prata-rata menuju tak terhingga. BAB III DATA PERCOBAAN DAN PENGOLAHAN DATA Data Percobaan Data Ukuran Sampel Core (Pengukuran telah diambil rata-rata dari beberapa pengukuran) Diameter (D) = 2.52 cm Panjang (L) = 3.21 cm Data Tekanan Upstream (Pupstream) Pupstream = 25 Psig = 2.70068 Atm (at Absolute Pressure) Data Tekanan Downstream (Pdownstream) versus Laju Alir Downstream (Qdownstream) Pdownstream (Psig) Qdownstream (cc/min) 10.02 3.6 11.72 11.5 11.83 11.7 15.22 28.3 17.75 43.5 Pengolahan Data Luas Alas Core Alas adalah luasan lingkaran sehingga A=π(D/2)^2=4.9876 cc Mencari Qrata-rata dan P¬rata-rata
Share
Transcript
  1 MODUL IV PENGUKURAN PERMEABILITAS ABSOLUT DENGAN GAS PERMEAMETER LAPORAN PRAKTIKUM  Nama : Ery Budiono  NIM : 12213054 Kelompok : Jumat 2 Tanggal praktikum : 13 Maret 2015 Tanggal penyerahan : 20 Maret 2015 Dosen : Prof. Ir. Pudji Permadi, M.Sc., Ph.D. Asisten Modul : 1. I Made Artha Segara 12211018 2. I Putu Dody Widiana 12211028 LABORATORIUM PETROFISIKA PROGRAM STUDI TEKNIK PERMINYAKAN INSTITUT TEKNOLOGI BANDUNG 2015  2 DAFTAR ISI Cover………… ……………………………………………………………………… .....1 Daftar Isi……………………………………………………………………………… ..2 BAB 1 Pendahuluan ………………………………………………………………… ..3 BAB II Prinsip Percobaan…………………………………………………………… ...4 BAB III Data dan Pengola han Data …………………………………………………... 6 BAB IV Analis is ……………………………………………………………………… 9 BAB V Simpu lan………………………………………………………………………1 3 Jawab Pertanyaan.. ……………………………………………………………… . …….1 4 Daftar Pustaka………………………………………………………………………….1 5  3 BAB I PENDAHULUAN Adapun tujuan dari modul ini adalah sebagai berikut 1.   Memahami prinsip dan cara kerja Gas Permeameter 2.   Menentukan besarnya permeabilitas absolut suatu sampel core  dengan Gas Permeameter 3.   Memahami pengetahuan tentang permeabilitas absolut  4 BAB II PRINSIP PERCOBAAN A.   Permeabilitas Batuan Permeabilitas adalah ukuran kemudahan rongga untuk mengalirkan fluida di dalamnya. Permeabilitas merupakan sifat fisik yang khas dari batuan, tidak bergantung jenis fluida yang digunakan. Selain itu, sifak fisik fluida yang mengalir juga tidak mempengaruhi permeabilitas batuan. Darcy mendefinisikan laju alir dalam rongga berpori sedemikian sehingga permeabilitas dapat dinyatakan dengan           yang mana satuan didasarkan pada cm, atm, centipoise , dan Darcy. B.   Klinkenberg Effect    Penggunaan gas sebagai pengukur laju alir akan memberikan hasil yang bervariasi tergantung dengan massa molekul gas. Efek ini merupakan bagian slippage effect   yakni efek laju alir yang seolah tersendat-sendat saat memasuki suatu pori. Klinkenberg berusaha mengorelasikan setiap perubahan yang terjadi (variasi gas yang digunakan) terhadapt nilai 1/P. Saat P sangat besar, ternyata didapat setiap prolongasi garis menuju titik tertentu, yakni nilai K  liquid  atau nilai permeabilitas sebenenarnya dari sampel. Jika dibuat korelasi maka hubungan K  l , K  g , dan 1/P adalah sebagai berikut:
We Need Your Support
Thank you for visiting our website and your interest in our free products and services. We are nonprofit website to share and download documents. To the running of this website, we need your help to support us.

Thanks to everyone for your continued support.

No, Thanks