Polusi Udara Di Indonesia Dan Negara Asia Tenggara

All materials on our website are shared by users. If you have any questions about copyright issues, please report us to resolve them. We are always happy to assist you.
 90 views
of 4

Please download to get full document.

View again

Description
Polusi Udara Di Indonesia Dan Negara Asia Tenggara
Share
Transcript
  POLUSI UDARA DI INDONESIA DAN NEGARA ASIA TENGGARALatar Belakang ã Kondisi udara disini makin meningkat bahkan makin memburuk  dari buangan industri, transportasi,bencana alam ã Memburuknya kualitas udara merupakan permasalahan lingkunganbesar melanda banyak kota besar di dunia seperti Indonesiadan beberapa kota di Asia Tenggara yang disebabkan karenapolusi udara. ã Polusi udara di Indonesia dan Asia Tenggara merupakan peringkatteratas sebagai penyebab kematian terhadap 500.000 orangsetiap tahun (! # ã $ampak terhadap kesehatan   I%PA, &eukemia, 'ancer, PenurunanI anak batita dan balita ã )eberapa negara berkembang banyak terdapat kendaraan berusiatua dan tak tera*at   sumber +at+at pencemar. ã Kontribusi gas buang kendaraan bermotor sebagai sumber polusiudara mencapai -00 /. ã Kontribusi gas buang dari cerobong asap industri berkisar 05 /. ã %isanya dari sumber pembakaran lain ( rumah tangga, pembakaransampah, kebakaran hutan dan lainlain # Polusi udara Pengertian Pencemaran udara 1dara yang mengandung satu atau lebih bahan kimia dalamkonsentrasi yang cukup tinggi   menyebabkan gangguan ataubahaya terhadap manusia, binatang, tumbuhtumbuhan dan hartabenda. 3 macam olutan udara Primer ã )ahan kimia yang ditambahkan langsung ke udara yangmenyebabkan konsentrasinya meningkat dan membahayakan. ã )erupa komponen udara alamiah 2 karbon dioksida , Pb,partikulat,sul3ur dioksida,nitrogen oksida, carbon monooksida,4olatileorganic compounds ( '#. Polutan udara sekunder ã %enya*a kimia yang terbentuk di atmos6r karena reaksi kimia ã reaksi air dan oksigen di udara . ã Polutan sekunder yang utama di udara 2 o+one, nitrogen oksida danpartikulat sekunder . ã PM   merupakan polutan pentingn, $apat bersi3at primer (partikelyang dipancarkan langsung dari sumbernya# atau sekunder(terbentuk oleh reaksi kimia di atmos3er dan melibatkan gas % 7dan nitrogen oksida. Polutan Gas ã 8as atau uap dalam bentuk partikel kecil yang mudah masuk kesistem pernapasan manusia. ã !al lain ang enting erlu diertim#angkan 2 ã #lokasi geogra6s dan ã 7# distribusi sumbernya ã 9# serta skalanya 2 lokal, perkotaan, regional dan global polusiudara. ã Sum#er Polutan ã Ada dua kategori utama , sbb 2 ã Antropogenik (buatan manusia#   terkait dengan beberapa :enisbahan bakar   Ada 7 sumber pencemaran udara 2 ã Pencemaran akibat sumber alamiah (natural sources# misalnyaletusan gunung berapi ã Pencemaran akibat kegiatan manusia (anthropogenic sources#misalnya dari transportasi, emisi pabrik, asap rokok dan lainlain.   $arakteristik Pemaaran ã ;3ek toksik ter:adi bila bahan kimia tersebut mencapai ã tempat yang sesuai di dalam tubuh pada konsentrasi ã memadai dan *aktu yang cukup untuk ter:adi mani3estasi ã toksik. %aktor utama ang memengaru&i toksisitas t&d emaaran '    (alur masuk kedalam tu#u& ã %aluran pencernaan ( gastrointestinal# ã Paruparu ( inhalasi# ã Kulit ( topikal# ã  <alur parentral lainnya   (angka )aktu   ã a. Akut 2 pemaparan bahan kimia selama = 7> :am ã b. %ubakut 2 pemaparan bahan kimia selama ?   bulan   Pengertian Polusi dan Pollutan udara  %ubkronik 2 pemaparan bahan kimia selama  9 bulan ã ># Kronik 2 pemaparan bahan kimia selama @ 9  bulan ã Pemaaran #erulang     9 cara pemaparan   subakut, ã subkronik dan kronik#   masuk melalui semua :alur ã (oral tersering #  mani3estasi toksik dapat menyebabkan leukimia. ã Pemaaran akut    pemaparan tunggal  mani3estasi ã toksik pemaparan akut dari ben+ena adalah depresi dan ã e3ek thd susunan sara3 pusat Pengertian Polusi dan Pollutan udara *+,   3- %rekuensi em#erian ã $osis Tunggal lebih berbahaya dari pada dosis ã  Terbagibagi. ã ;3ek toksik kronik   bila bahan kimia terakumulasi  di dalam sistem biologis  absorpsi melebihi  biotrans3ormasi dan eksresi  e3ek toksik yang tidak dapat  pulih kembali Interaksi #a&an kimia   *., ã Melalui beberapa mekanisme 2 a. perubahan dalam ã absobsi b. pengikatan protein dan eksresi dari satu atau ã kedua +at toksik yang berinteraksi  Efek aditif   2 e3ek gabungan dari 7 bahan kimia sama dengan :umlah e3ek masingmasing bahan bila diberikan sendirisendiri (contoh 7 B 9 C 5# . ã 'ontoh 2 bila 7 insektisida organo3os3at diberikan secarabersamaan   hambatan terhadap cholinesterase biasanyaaditi3.   Interaksi #a&an kimia   */, ã 2. Efek sinergistik   2 e3ek gabungan dari 7 bahan kimia :auhmelampaui pen:umlahan dari pada diberikan sendirisendiri  ( 7B9 C 70# ã 'ontoh 2 Karbon tetrakhlorida B etanol   kerusakan hati yanglebih berat dari pada diberikan masing masing.   Efek potensiasi   2 suatu senya*a kimia tidak mempunyai e3ektoksik terhadap organ tertentu, namun bila ditambahkan kebahan kimia lain akan membuat :auh lebih toksik ( 'ontoh 2 0 B7 C 0 #. Interaksi #a&an kimia   *3, ã Isopropanol B pemberian karbon tetrakhlorida   e3ek hepatotoksikdari karbon tetrakhlorida men:adi :auh lebih besardibandingkan sendirisendiri. ã >.   Efek Antagonisme  2 situasi dimana 7 bahan kimia diberikanbersamaan   e3eknya saling mempengaruhi atau satu bahankimia mempengaruhi bahan kimia yang lainnya ( contoh 2 > B -C D  > B (># C 0,> B 0 C # ã Dosis Resons  2 !ubungan E korelasi antara karakteristikpemaparan dengan spektrum e3ek secara bersamaan ã )eberapa hal yg hrs diperhatikan pada dosis ã respons 2 ã . Fespons timbul karena bahan kimia yang diberikan atau responsmerupakan hasil dari berbagai dosis yang diberikan  merupakan hubungan sebab  akibat atau kausal.  Fespons pada kenyataannya berhubungan dengan dosis. ã 9. !arus ada metoda kuantitati3 untuk mengukur ã dan mengemukakan secara tepat toksisitas dari suatu ã bahan kimia. ã Gaktor3aktor yang menentukan berat ã ringannya pencemaran udara adalah 2  Konsentrasi  Gaktor ambang batas  ;3ek sinergi  Magni6kasi biologik ã Hat+at pencemar udara 2 ã Hat+at pencemar udara 2 ã % 7 ã  ã  7 ã ' ã %PM (C%uspended Particulate Matter# ã Pb (Clead# ã 9 ( +on # ã Mempengaruhi sistem pernapasan dan pembuluh darah. ã  POLUSI UDARA Di INDONESIA *., ã $i Indonesia, kendaraan bermotor merupakan sumber utama polusiudara di perkotaan. ã $i *ilayah $KI <akarta pertambahan kendaraan tercatat D.>/ pertahun sementara prasarana :alan meningkat -.7D/ per tahun ã $alam kurun *aktu - tahun se:ak JJ5 hingga 700 terdapatpertumbuhan :umlah kendaraan bermotor di Indonesia sebesarhampir 00/. ( orld )ank #   POLUSI UDARA Di INDONESIA */, ã orld )ank menempatkan <akarta men:adi salah satu kota dengankadar polutanEpartikulat tertinggi setelah )ei:ing, e* $elhi danMeico 'ity. ã Komponen terbesar yang menyumbangkan polusi udara adalahasap kendaraan bermotor. ã Sum#er dan Standar $ese&atan Emisi Gas Buang   E%E$ POLLUTAN TER!ADAP $ESE!ATAN *.,   Polusi udara menim#ulkan masala& kese&atan diseluru&dunia *asa rokok,   Indoor ollution le#i& #uruk di#andingkan denganoutdoor ollution  iritasi mata dan sakit keala samaiast&ma0 #ronk&itis0 em& sema dan kanker aru-   E1ek olusi udara daat di#agi men2adi + kelomok '   E1ek 2angka endek atau akut ter&ada saluranerna1asan   Serangan ast&matis   Saluran na1as &ierakti1 * &ieraktie air)a s,   In1eksi saluran erna1asan   Peru#a&an 1ungsi aru ang reersi#le   E%E$ POLLUTAN TER!ADAP $ESE!ATAN */,   E1ek 2angka an2ang atau kronik ter&ada saluranerna1asan ã Penyakit paru obstrukti3 kronik('hronic bstructi4e Pulmonary ã $isease C ' P$#, bronkhitis kronik, emphysema dan penyakit ã perna3asan yang lain. $anker aru4aru ã Merokok sebagai penyebab kanker paru yang menyebabkankematian sekitar 75/ dari seluruh kematian akibat kanker E1ek ter&ada #ukan saluran erna1asan ã Pada orang de*asa gangguan syara3, kerusakan gin:al dan  ã peningkatan tekanan darah. ã Pada anakanak menurunnya I    INDOOR POLLUTION *., ã Sum#er Indoor Pollution  2   Ba&an #akar masak dan emanas ruang ' #atu#ara 5ka u #akar   #er#a&a a mengandung NO/ dan 6O   #ereaksi dengan artikulat dan &idrocar#on  #en7o rene   karcinogen   Ba&an4#a&an sintetis dan #e#eraa #a&an alamia& untuk karet0 #usa insulasi0elais dinding dan era#otruma& tangga-  Asbestos   '   menghasilkan uap ke atmos3er  %ick )uilding %yndrome 2 suhu, kelembaban dan ã mikroorganisme INDOOR POLLUTION */,   Radon   gas toksik   eluru dan #a&an eledak ang#an ak digunakan )aktu erang   Tetrac&loret len   engkila era#ot0 em#ersi&0eng&ilang #au0 estisida dan e)angi ruang dan dar clean   Asa rokok    ollutan #er#a&a a erokok asi1     Pengaru& 8O6 dalam lingkungan + kategori '    E1ek akut ' konsentrasi iritasi mata 5 sal na1as0 sakit  keala   /- $arsinogenik ' #en7ena cancer dan leukemia    E1ek neuro#e&aioural dan &eatotoksik kerusakan  sisitem memori dan koordinasi E1ek Ne1rotoksik    PENGENDALIAN POLUSI UDARA *.,   Ter&ada sum#er #ergerak    9era)at mesin kendaraan #ermotor agar teta #aik    9elakukan engu2ian emisi dan $IR kendaraan secara#erkala   9emasang :lter ada knalot Ter&ada sum#er tidak #ergerak    9emasang scru#er ada cero#ong asa   9era)at mesin industri agar teta #aik dan lakukanengu2ian #erkala   9enggunakan #a&an #akar dengan kadar 6o renda&  #a&an gas   9eng&indari enggunaan #a&an sintetis   PENGENDALIAN POLUSI UDARA */,   Ter&ada manusia ã Kadar pencemaran melebihi baku mutu   usaha ã perlindungan .   Tanaman dalam ruma& ã Philodendron   e3ekti3 mengurangi gasgas 3ormaldehid, ben+enadan karbon monooksida . ã %plinder plants 2 mengurangi gas karbon monooksida ã &idah buaya 2 mengurangi gas 3ormaldehid ã 'hrysanthemums 2 mengurangi ben+ena.   $e#i2akan Pengendalian Polusi Udara *.,  Menurut KepMen&! o.> tahun 7009 tentang Ambang )atas;misi 8as )uang Kendaraan )ermotor di Indonesia disebutkanbah*a mulai  <anuari 700 emisi gas buang yang dihasilkanoleh kendaraan yang di:ual di Indonesia tidak boleh melebihiambang batas yang mengacu pada standard emisi ;1F 7.  1:i emisi secara berkala pada kendaraan umum ã maupun pribadi  1ntuk sepeda motor >tak, batas *aktunya  <uli 700-,sedangkan untuk kendaraan tipe baru tenggang *aktunyaadalah  <anuari 7005.   $e#i2akan Pengendalian Polusi Udara */, ã Penanaman pohonpohon yang berdaun lebar di pinggirpinggir :alan, terutama yang lalu lintasnya padat serta di sudutsudutkota   Singaura ã Penyebab terbesar oleh kabut asap kebakaran hutan yang berasaldari Indonesia. ã $ampaknya 2 kualitas udaramemburuk dan :arak pandang di%ingapura. ã !asil asap kebakaran hutan akan masuk ã ke atmos6r dan menyebarkan milyaran ã ton karbondioksida yang berbahaya bagi kesehatan manusia  ganggguan pernapasan. ã 1saha pemerintah %ingapura untuk mengatasi hal tersebut 2 ã Kementerian Kesehatan dan )adan &ingkungan !idup asional(;A#   pertemuan secara rutin untuk membahas kualitasudara di %ingapura yang terus memburuk. ã Kementerian Kesehatan %ingapura menyediakan masker danmenyiagakan semua rumah sakit dan poliklinik untuk membantupenduduk %ingapura yang mengalami masalah pernapasan. ã Kambo:a ã Merupakan egara dengan perkembangan industrinya tidak terlalupesat   0 pabrik yang beroperasi d Pnom Penh ã %ektor industri men:adi penyumbang terbesar peningkatanpolusi udara di Kambo:a   masih menggunakan ã mesinmesin yang cukup tua   teknologi kurang canggih  tidak dilengkapi cerobong pembuangan polusinya. ã Sum#er Polusi Udara lain '   ã $itribusi &istrik di egara Kambo:a yang masih kurang merata turutmenyumbang Polusi 1dara yang cukup besar. ã %e:ak Perang %ipil di Kambo:a tahun J0 sampai JJ9, pemerintahKambo:a belum dapat memenuhi seluruh kebutuhan listrik,sehingga tak :arang setiap pabrik, bahkan rumah pribadi,memiliki generator pembangkit listrik masingmasing. ã Polusi dari generator ini meningkatkan angka kesakitan I%PA karenasetiap mesin generator diletakkan di dekat rumah tinggal. ã 7.Phnom Penh merupakan ibu kota dengan populasi tertinggi diseluruh dunia. )anyak di antara penduduknya mengendaraimobil import bekas yang memproduksi lebih banyak polusiudara. ã 9.Ada beberapa penyelundup bahan bakar import yang berkualitasrendah dan mengandung sul3ur dan timbal dalam kadar tinggiyang sebenarnya dilarang oleh pihak pemerintah. ã Mana:emen konstruksi serta bahan baku bangunan (semen# yangberkualitas buruk   berkontribusi terhadap peningkatkankonsentrasi debu di udara. ã >.<alan:alan di Phnom Penh yang belum diaspal B tingkat kesibukankota Phnom Penh yang tinggi B tingkat kemacetan yang tinggipula  memperparah masalah Polusi udara Ibu Kota egaratersebut. ã 1saha yang dilakukan untuk mengatasi Polusi 1dara ã Perbaikan aparat serta perangkat hukum untuk membantuKementerian &ingkungan dalam penegakan hukum mengenaipencemaran lingkungan. ã Membuat kebi:akan pembangunan daerah industri di area yang :auhdari pemukiman. ã Penga*asan yang lebih ketat dalam pengimporan bahan bakar Lbahan bangunan, dll. ã Perbaikan konstruksi :alanan. ã Kontrol buangan emisi dari cerobong pembuangan pabrik danknalpot kendaraan bermotor dengan suatu standarisasi yangtelah ditentukan oleh pemerintah.  ã Masalah polusi udara di Kambo:a belum bisa ditanggulangi secaramaksimal karena beberapa hal yaitu2 ã Kurangnya orang yang cukup ahli dan berpengalaman untukmelaksanakan studi ini. ã Kurangnya pendanaan. ã Kurangnya peralatan yang cukup canggih untuk memonitor polusiudara di Kambo:a. ã 4erlapping tanggung :a*ab mengenai masalah ini antarapemerintah institusi, dan organisasi yang terkait. ã Kurang kooperati3nya pihakpihak yang turut men:adi penyumbangterbesar polusi udara  ( seperti para pemilik pabrik #.   LAOS ã Polusi udaranya belum mencapai tingkat yang mengkha*atirkan.amun demikian pemerintah &aos masih rutin memonitorkualitas udara di negaranya. ã $iperkirakan kualitas udara dapat memburuk :ika tidak ada usahayang adekuat untuk menurunkan sumber penyebab polusi udara ã $i ientiane   :umlah kendaraan bermotor terus meningkat hampir0/ tiap tahun. ã Membuat polusi udara akibat kendaraan bermotor makin memburukkarena masih menggunakan bensin bertimbal. ã Permasalahan lain   kebiasaan *arga &aos sebagai petani danmembuka ladang mereka dengan cara slash and burn, atautebang ã dan bakar   mencemari udara. ã %ektor industri bukan sumber utama penyebab polusi pada saat ini,namun diperkirakan akan memba*a dampak yang lebih buruk dikemudian hari karena :umlah usaha industri yang terusbertambah. ã 1sahausaha pemerintah &aos untuk ã mengurangi polusi udara 2 ã  A.$ibentuknya badanbadan kelestarian lingkungan seperti ;'(ational ;n4ironment 'ommittee# dan PAs (ational ProtectedAreas# yang bergerak dalam mengkonser4asi hutan sehinggamengurangi kegiatan slash and burn. ã ).Pemerintah berusaha mengurangi distribusi bensin dengan timbaldan mengkon4ersikannya men:adi bensin tanpa timbal   9ala sia ã Polusi udara yg ter:adi oleh kabut asap akibat kebakaran hutanyang ter:adi di beberapa tempat di Malaysia dan di negaratetangga yaitu Indonesia ( di pulau Kalimantan dan %umatera#. ã Kebakaran ter:adi pada musim kemarau dimana para petanimelakukan pembakaran ladang setelah ditanami, danpembakaran hutan yang dilakukan sebagai upaya pembukaanhutan untuk perkebunan kelapa sa*it. ã $ampak yang ter:adi akibat kabut asap di Malaysia yaitumenurunnya :arak pandang men:adi satu kilometer di beberapakota di negara bagian %ara*ak di Pulau Kalimantan. ã $i Pahang, Malaysia Timur, 4isibilitas lebih menurun lagi yakni 00meter. ã 1ntuk mengurangi ter:adinya kebakaran hutan di Malaysia dan diIndonesia, pemerintah Indonesia dan Malaysia membuatperaturan bagi para perusahaan pengelola perkebunan yangberasal dari masingmasing negara. ã $i ba*ah 1ndang1ndang Malaysia, perkebunan yang terbuktimelakukan pembakaran untuk pembuatan lahan perkebunankepala sa*it dapat dicabut i+in operasinya dan denda cukupbesar. ã Indonesia memberlakukan hukum yang sama mulai 700>, hukumanpen:ara maksimal 0 tahun dan denda Fp0 miliar (,0J :utadolar A%# bagi perkebunan yang terbukti melanggar aturan. ã 1ntuk melakukan pemadaman kebakaran, pemerintah Indonesiamenye*a 7 pesa*at Fusia yang dapat menampung >0 liter airyang akan langsung dibomkan pada titiktitik api yang besar di%umatera dan Kalimantan. ã Pemerintah Indonesia mengupayakan pula dilakukannya hu:anbuatan. %iliina ã Polusi udara yang ter:adi di Gilipina lebih banyak disebabkan olehbuangan dari pabrik industri, sampah dan mesin pembakarsampah serta kepadatan lalu lintas. ã $ata dari $epartemen %umber $aya Alam dan &ingkungandiperkirakan ter:adi kematian bayi prematur sebanyak >.J-D diManila setiap tahunnya. ã %elain itu :uga banyak ditemukan peningkatan insiden penyakitin3eksi pernapasan, kerusakan sistem sara3 pusat, danpenurunan I. ã Menurut Political and ;conomic Fisk 'onsultancy &td (P;F'# Gilipinaberada pada urutan keempat negara tercemar setelah India,'ina, ietnam. ã Pemerintah Gilipina telah mengeluarkan 1ndang1ndang bersih atauPhilippine 'lean Air Act di tahun JJJ yang mencakup larangannasional untuk menggunakan mesin pembakar sampah. ã on !ernande+, akti4is lingkungan dari Gilipina yang tergabungdalam 8reenpeace International adalah salah satu orang yangber:asa mengatasi masalah polusi udara di Gilipina. ã Ia melakukan kampanye untuk menentang rencana pengadaanmesin pembakar sampah yang disiapkan untuk mengatasimasalah sampah di Metro Manila. ã )ersama rekanrekannya dalam gerakan lingkungan Gilipina,!ernande+ berhasil berkampanye hingga dikeluarkannya aturantentang pengolahan sampah secara ekologis yang mengaturpemisahan sampah dan pembangunan 3asilitas daur ulangsecara nasional.
Related Search
We Need Your Support
Thank you for visiting our website and your interest in our free products and services. We are nonprofit website to share and download documents. To the running of this website, we need your help to support us.

Thanks to everyone for your continued support.

No, Thanks
SAVE OUR EARTH

We need your sign to support Project to invent "SMART AND CONTROLLABLE REFLECTIVE BALLOONS" to cover the Sun and Save Our Earth.

More details...

Sign Now!

We are very appreciated for your Prompt Action!

x