328702086-jurnal-mitigasi-bencana-alam.pdf

|
All materials on our website are shared by users. If you have any questions about copyright issues, please report us to resolve them. We are always happy to assist you.
 9 views
of 20

Please download to get full document.

View again

Description
GEMA PUBLICA ISSN 2460-9714 JURNAL MANAJEMEN DAN KEBIJAKAN improvement, evacuation PUBLIK route, installation of low-cost EWS at all location, and relocation. in additon, whole villages must become village KAJIAN MITIGASI disaster response (desa BENCAN
Share
Transcript
  GEMA PUBLICA ISSN 2460-9714  JURNAL MANAJEMEN DAN KEBIJAKAN PUBLIK  KAJIAN MITIGASI BENCANA TANAH LONGSOR DI KABUPATEN BANJAR NEGARA Amni Zarkasyi Rahman 1  Ab st r ac t   All disasters experienced by Indonesia in the last years hasdeveloped an awareness of thefragility and vulnerability. At thistime, the disaster management iscurrently insufficient anymore. Thedisaster management gain a new dimension with UU 24 2!! and followed some related regulations. #itigation programimplemented by $%$&$an'arnegara includes (tructural and )on (tructural #itigation hasbeen completed well. *or example, disaster database,installation of +arly arning(ystem -+(, information and sociali/ation, training and disaster simulation. In the future, mitigationwill be focused on public education. The government should implement the ha/ard maps, environmental improvement, evacuationroute, installation of low0cost +( at all location, and relocation. in additon, wholevillages must become villagedisaster response (desatanggap   bencana). Key words : landslides1 structural mitigation1 non structural mitigation. PENDAHULUAN Potensi bencana alam yangtinggi pada dasarnya tidak lebihdari sekedar refleksi fenomenaalam yang secara geografis sangatkhas untuk wilayah tanah air kita.Indonesia merupakan negarakepulauan tempat dimana tigalempeng besar dunia bertemuyaitu !empeng Indo Australia!empeng #urasia dan !empengPasifik. Interaksi antar lempeng lempeng tersebut lebih lan$utmenempatkan Indonesia sebagaiwilayah yang memiliki akti%itaskegunungapian dan kegempaanyang cukup tinggi. !ebih dari ituproses dinamika lempeng yangcukup intensif $uga telahmembentuk relief permukaan bumiyang khas dan sangat ber%ariasidari wilayah pegunungan denganlereng lerengnya yang curam danseakan menyiratkan potensilongsor yang tinggi hingga wilayahyang landai sepan$ang pantaidengan potensi ancaman ban$ir  penurunan tanah dan tsunaminya. 1  &taf Penga$ar Program &tudi &1 Administrasi Publik 'I&IP ndip Vol. 1, No. 1, Oktober 2015 1  ISSN 2460-9714 GEMA PUBLICA  JURNAL MANAJEMEN DAN KEBIJAKAN PUBLIK  Rangkaian bencana yang dialami Indonesia khususnya padabeberapa tahun terakhir ini telah mengembangkan kesadaran mengenaikerawanan dan kerentanan masyarakat. &ikap reaktif dan polapenanggulangan bencana yang dilakukan dirasakan tidak lagi memadai.irasakan kebutuhan untuk mengembangkan sikap baru yang lebihproaktif menyeluruh dan mendasar dalam menyikapi bencana. *encana dikelompokkan men$adi tiga $enis yaitu bencana alam bencananon alam dan bencana sosial. Indonesia merupakan negara yang memiliki tiga $enis bencana tersebut. *encana alam yang ter$adi di Indonesia antara lain gempabumi tsunami gunung berapi pergerakan tanah ban$ir kekeringan erosiabrasi dan cuaca ekstrim serta gelombang ekstrim. *encana non alam antara lainkegagalan teknologi epidemi dan wabah penyakit. &edangkan untuk bencanasosial antara lain adalah konflik sosial dan terorisme.Pola penanggulangan bencana mendapatkan dimensi baru dengandikeluarkannya ndang undang +omor ,- ahun ,//0 tentang penanggulanganbencana yang diikuti beberapa regulasi yang terkait yaitu Peraturan Presiden+omor. / ahun ,// tentang *adan +asional Penanggulangan *encanaPeraturan Pemerintah +omor ,1 ahun ,// tentang PenyelenggaraanPenanggulangan *encana Peraturan Pemerintah +omor ,, ahun ,// tentangPendanaan dan Pengelolaan *antuan *encana dan Peraturan Pemerintah +omor,2 ahun ,// tentang Peran &erta !embaga Internasional dan !embaga Asingnon Pemerintah dalam Penanggulangan *encana.&alah satu faktor utama yang menyebabkan adanya peningkatankerentanan adalah tidak tertib dan tepatnya tata guna lahan. Peningkatankerentanan ini akan lebih diperparah bila aparat pemerintahan maupunmasyarakatnya sama sekali tidak menyadari dan tanggap terhadap adanyapotensi bencana alam di daerahnya. Pengalaman memperlihatkan bahwake$adian ke$adian bencana alam selama ini telah banyak menimbulkan kerugiandan penderitaan yang cukup berat sebagai akibat dari perpaduan bahaya alam 2 Vol. 1, No. 1, Oktober 2015  GEMA PUBLICA ISSN 2460-9714  JURNAL MANAJEMEN DAN KEBIJAKAN PUBLIK  dan kompleksitas permasalahanlainnya. &ebagai contoh adalah*encana anah !ongsor di usun3emblung 4ecamatan4arangkobar 4abupaten*an$arnegara yang menimbulkanbanyak korban $iwa. *an$arnegara adalah4abupaten yang memiliki kawasanpegunungan dengan resiko tanahlongsor cukup tinggi. Pada hari4amis (11 esember ,/1-) dan3umat (1, esember ,/1-)setidaknya ter$adi tanah longsor di,5 lokasi meski dalam skala kecil.*encana tanah longsor ter$adi padahari 3umat malam (1, esember,/1-) di usun 3emblung4abupaten *an$arnegara (berada disebuah lembah kecil denganperbukitan di belakangnya). 6u$an yang terus turun selama dua hari menyebabkan bukit itu longsor dan menyapu dusun yang berpenduduk lebih dari 2// orang itu. &ekitar ,// orang dapat menyelamatkan diri. &ementara itu kurang lebih yang tertimbun sekitar 1// orang 25 rumah yang terdiri dari sekitar , kepala keluarga. (http788www.%oaindonesia.com8content8satu dusun tertimbun di ban$arnegara $awa tengah8,5509,2.html. diakses tanggal 19 :aret ,/15 $am 1/.// ;I*) ntuk itu diperlukan upaya upaya yang komprehensif untukmengurangi resiko bencana alamantara lain yaitu dengan melakukankegiatan mitigasi. u$uan daripenelitian ini adalah untukmendiskripsikan upaya mitigasi danupaya peningkatan mitigasibencana anah !ongsor di4abupaten *an$arnega. :#<A P#+#!IIA+ Penelitian ini merupakan $enispenelitian deskriptif denganmenggunakan pendekatan 4ualitatif dalam men$abarkan mitigasi bencanatanah longsor pada Pemerintah4abupaten *an$arnegara. &ub$ekpenelitian merupakan indi%idu danatau kelompok yang diharapkanpenulis dapat menceritakan apa yangdiketahui tentang sesuatu yangberkaitan dengan fenomena ataukasus yang diteliti. alam sebuahpenelitian kualitatif sub$ek penelitianatau narasumber disebut informan.Informan adalah orang yang dapatdimanfaatkan untuk memberikaninformasi mengenai situasi dankondisi latar penelitian. &ehingga
We Need Your Support
Thank you for visiting our website and your interest in our free products and services. We are nonprofit website to share and download documents. To the running of this website, we need your help to support us.

Thanks to everyone for your continued support.

No, Thanks