BAB I

|
All materials on our website are shared by users. If you have any questions about copyright issues, please report us to resolve them. We are always happy to assist you.
 5 views
of 11

Please download to get full document.

View again

Description
BAB I PENDAHULUAN Masih banyak anak-anak Indonesia yang rentan terhadap situasi kekerasan. Kondisi ini menjadi tantangan utama UNICEF (United Nations Children's Fund) dan mitra-mitra lokalnya. Ada beberapa fakta yang cukup memprihatinkan. Diperkirakan sekitar 60 persen anak balita Indonesia tidak memiliki akte kelahiran. Lebih dari 3 juta anak terlibat dalam pekerjaan yang berbahaya. Bahkan, sekitar sepertiga pekerja seks komersil berumur kurang dari 18 tahun. Sementara 40.000-70.000 anak lainn
Share
Transcript
  1 BAB IPENDAHULUAN Masih banyak anak-anak Indonesia yang rentan terhadap situasikekerasan. Kondisi ini menjadi tantangan utama UNICEF ( United NationsChildren's Fund  ) dan mitra-mitra lokalnya.Ada beberapa fakta yang cukup memprihatinkan. Diperkirakan sekitar 60 persen anak balita Indonesia tidak memiliki akte kelahiran. Lebih dari 3 juta anak terlibat dalam pekerjaan yang berbahaya. Bahkan, sekitar sepertiga pekerja sekskomersil berumur kurang dari 18 tahun. Sementara 40.000-70.000 anak lainnyatelah menjadi korban eksploitasi seksual. Ditambah lagi sekitar 100.000 wanitadan anak-anak diperdagangkan setiap tahunnya. Belum lagi 5.000 anak yangditahan atau dipenjara dimana 84 persen di antaranya ditempatkan di penjaradewasa. 1  Masalah lain yang tak kalah memprihatinkan adalah pelecehan terhadapanak terutama anak-anak dan wanita yang tinggal di daerah konflik atau daerah bekas bencana. Lebih dari 2.000 anak tidak mempunyai orang tua. Secara psikologis anak-anak itu terganggu sesudah bencana tsunami meluluhlantakkanAceh dan Sumatra Utara pada 26 Desember 2004 silam. 1 http://www.unicef.org/indonesia  2Seperti halnya anak-anak di belahan dunia lain, anak-anak di Indonesia punmengalami kekerasan dalam rumah tangga, di jalanan, di sekolah dan di antarateman sebaya mereka. Tapi banyak kasus kekerasan semacam ini tidak terungkap.Atau, hal ini tidak dianggap sebagai kasus kekerasan karena kedua pihak tidak menganggapnya sebagai masalah. Seringkali kekerasan terhadap anak dianggaphal yang lumrah karena secara sosial dipandang sebagai cara pendisiplinan anak.Bahkan di banyak masyarakat, norma sosial dan budaya tidak melindungi ataumenghormati anak-anak. 2  Kasus kekerasan di Indonesia tidak mencuat karena tidak ada laporanresmi. Hal ini terjadi karena lingkungan budaya yang sudah mengakar.Masyarakat tradisional memang tidak mengakui insiden semacam itu. Buruknya penegakan hukum dan korupsi di kalangan penegak hukum juga membuat kasus-kasus kekerasan semacam itu tidak diselidiki. Akibatnya pelaku tindak kekerasanterhadap anak pun bebas dari jeratan hukum. 2 T.May Rudy, administrasi dan Organisasi Internasional  , Bandung, PT.Refika aditama ,2005,hal57  3 BAB IIPERAN DAN PERLINDUNGAN ORGANISASI INTERNASIONALUNICEF DI INDONESIATujuan dan sasaran UNICEF di Indonesia Kata melayani adalah kata yang tepat untuk UNICEF,dimana yangmemang tujuan UNICEF untuk melayani anak-anak korban dari diskriminasi Negara. Secara garis besar UNICEF memiliki tujuan yang berfokus pada anak-anak. Yang dimana badan inter-pemerintah ini diberi wewenang oleh pemerintahdunia memberikan, mempromosikan dan melindungi hidup dan hak-hak anak.Organisasi kemasyarakatan, termasuk mitra lembaga swadaya masyarakat (LSM) berperan serta dalam tugas-tugas UNICEF di Indonesia dan di 190 negara dimanaUNICEF bekerja. Selain itu UNICEF dapat dijadikan pola hubungan kerjasamayang mengkaitkan lembaga-lembaga di Indonesia dengan berbagai lembaga-lembaga didunia yang memiliki tujuan untuk memelihara dan melindungi anak-anak serta hak-haknya. Tujuan UNICEF ini merupakan bagian dari isi tujuanPBB, yang meliputi sebagai berikut :a.   Memelihara perdamaian dan keamanan internasional. b.   Mengembangkan hubungan persaudaran antar bangsac.   Bekerjasama secara internasional untuk memecahkan persoalan ekonomiinternasional , social , kebudayaan , dan kemanusiaan serta untuk   4memajukan rasa hormat untuk hak-hak manusia dan kemerdekaan-kemerdekaan asasi.d.   Untuk menjadi pusat bagi tindakan-tindakan bangsa-bangsa dalam usahauntuk mencapai tujuan bersama.Setiap organisasi memiliki sasaran hasil yang ingin dicapai untuk memenuhi tujuannya. Ada 3 hal yang menjadi sasaran UNICEF sebagai sebuahorganisasi Internasional antara lain:a.   Menumbuhkan kepercayaan anak-anak terhadap kepedulian Negara. b.   Membantu kaum muda untuk membangun sebuah dunia dimana semuaanak-anak hidup secara terhormat dan memperoleh keamanan.c.   Menciptakan dunia yang cocok untuk anak-anak.Setiap poin-poin penting sasaran UNICEF ini berfungsi untuk membantu pembangunan suatu Negara yang berkembang. Dengan kaitan hubungan, bahwasanya suatu Negara dapat tumbuh dan berkembang apabila taraf hidup dankesejahteraan masyarakat termasuk anak-anak,mendapat perhatian yang baik. Peran danTanggung Jawab UNICEF UNICEF innocent research Center  di Florence, Italia, didirikan pada 1988 untuk riset UNICEF dan untuk mendukung advokasi untuk anak-anak di seluruh dunia.Setiap organisasi internasional tentunya dibentuk untuk melaksanakan peran- peran dan fungsi-fungsi sesuai tujuan pendirian organisasi internasional tersebut
Related Search
We Need Your Support
Thank you for visiting our website and your interest in our free products and services. We are nonprofit website to share and download documents. To the running of this website, we need your help to support us.

Thanks to everyone for your continued support.

No, Thanks