sap oksitoksin.docx

|
All materials on our website are shared by users. If you have any questions about copyright issues, please report us to resolve them. We are always happy to assist you.
 4 views
of 6

Please download to get full document.

View again

Description
SATUAN ACARA PENYULUHAN Topik : Pijat Oksitosin Penyuluh : Haryanti Kelompok Sasaran : Ibu Menyusui Tempat : Ruang Ponek RSUD Dr. Moewardi Tanggal/Bln/Th : 7 Febuari 2018 Waktu : 09.00 – 09.30 WIB A. LATAR BELAKANG Air Susu Ibu merupakan makanan terbaik bayi pada awal usia kehidupannya. ASI terbukti mempunyai keunggulan yang tidak dapat digantikan oleh makanan dan minuman manapun karena ASI
Share
Transcript
  SATUAN ACARA PENYULUHAN Topik : Pijat Oksitosin Penyuluh : Haryanti Kelompok Sasaran : Ibu Menyusui Tempat : Ruang Ponek RSUD Dr. Moewardi Tanggal/Bln/Th : 7 Febuari 2018 Waktu : 09.00  –   09.30 WIB A.   LATAR BELAKANG Air Susu Ibu merupakan makanan terbaik bayi pada awal usia kehidupannya. ASI terbukti mempunyai keunggulan yang tidak dapat digantikan oleh makanan dan minuman manapun karena ASI mengandung zat gizi yang paling tepat, lengkap dan selalu menyesuaikan dengan kebutuhan bayi setiap saat. Proses menyusui idealnya dapat segera dilakukan begitu bayi lahir. Bayi yang lahir cukup bulan akan memiliki naluri untuk menyusu pada ibunya di 20-30 menit setelah lahir. Itupun jika bayi tidak mengantuk akibat pengaruh obat ataupun anastesi yang diberikan kepada ibu saat proses melahirkan. Di jam-jam pertama, bayi akan relatif tenang, terjaga dan memiliki kemampuan menyusu dengan baik Kenyataan dilapangan menunjukkan produksi dan ejeksi ASI yang sedikit pada hari-hari  pertama setelah melahirkan menjadi kendala dalam pemberian ASI secara dini. Ibu yang tidak menyusui bayinya pada hari-hari pertama menyusui disebabkan oleh kecemasan dan ketakutan ibu akan kurangnya produksi ASI serta kurangnya pengetahuan ibu tentang proese menyusui. Menyusui dini di jam-jam pertama kelahiran jika tidak dapat dilakukan oleh akan menyebabkan proses menyusu tertunda, maka alternatif yang dapat dilakukan adalah memerah atau memompa ASI selama 10-20 menit hingga bayi dapat menyusu. Tindakan tersebut dapat membantu memaksimalkan reseptor prolaktin dan meminimalkan efek samping dari tertundanya proses menyusui oleh bayi, salah satu solusi dari ketidaklancaran ASI adalah pijat oksitosin. Dimana pijat okstiosin dapat merangsang hormon prolaktin dan oksitosin setelah melahirkan sehingga sangat berperan dalam produksi ASI. B.   TUJUAN UMUM Setelah mengikuti penyuluhan ini, 80% ibu menyusui di Ruang Ponek RSUD Dr. Moewardi mampu melakukan pijat oksitosin sesuai dengan petunjuk yang diberikan.  C.   TUJUAN KHUSUS Setelah mengikuti pendidikan kesehatan selama 1 x 45 menit, diharapkan peserta dapat: a.   Mengetahui pengertian pijat oksitosin  b.   Memahami tujuan pijat oksitosin c.   Mengetahui manfaat Pijat Oksitosin d.   Melakukan teknik pijat oksitosin e.   Mengetahui waktu yang tepat pelaksanaan pijat oksitosin D.   KEGIATAN NO   TAHAP KEGIATAN ALOKASI   WAKTU   (MENIT)   METODE   ALAT PERAGA   EVALUASI  1. Pembukaan 1.   Salam 2.   Perkenalan 3.   Kontrak Waktu 30 menit 4.   Menjelaskan tujuan  pembelajaran 5.   Apresiasi (menanyakan hal-hal umum yg  berhubungan dengan topic) 5 menit Ceramah Peserta  penyuluhan menyimak  penyaji  penyuluhan 2. Penjelasan 1.   Menjelaskan tentang  pengertian pijat oksitosin   2.   Menjelaskan tujuan  pijat oksitosin   3.   Menjelaskan tentang manfaat pijat oksitosin   4.   Mendemonstrasikan teknik pijat oksitosin   5.   Menjelasakan waktu yang tepat melakukan pijat 20 menit Ceramah dan tanya jawab Peserta  penyuluhan memahami materi dan  penjelasan yang telah disampaikan oleh penyuluh.  oksitosin 3. Penutup 1.   Mengajukan 3  pertanyaan tentang materi pembelajaran 2.   Kesimpulan dari  pembelajaran 3.   Salam penutup 5 menit Tanya jawab Peserta dapat menjawab  pertanyaan yang diberikan oleh  penyaji E.   METODE 1.   Ceramah 2.   Tanya jawab F.   MEDIA 1.   Lembar bolak balik 2.   Leaflet G.   EVALUASI 1.   Struktur    a.   Klien di Ruang Ponek RSUD Dr. Moewardi    b.   Penyelenggaraan penyuluhan dilaksanakan di Ruang Ponek RSUD Dr. Moewardi   c.   Pengorganisasian penyelenggaraan penyuluhan dilakukan sebelumnya (SAP, leaflet, lembar balik)   2.   Proses a.   Mahasiswa bekerja sesuai dengan tugas  b.   Klien mengajukan pertanyaan dan mahasiswa menjawab pertanyaan secara benar 3.   Hasil Klien mengerti penjelasan yang telah diberikan dengan cara tanya jawab  LAMPIRAN MATERI A.   PENGERTIAN Pijat oksitosin merupakan salah satu solusi untuk mengatasi ketidaklancaran produksi ASI. Pijat oksitosin adalah pemijatan pada sepanjang tulang belakang ( vertebrae ) sampai tulang costae kelima- keenam dan merupakan usaha untuk merangsang hormon prolaktin dan oksitosin setelah melahirkan (Yohmi & Roesli, 2009).  B.   TUJUAN Pijat oksitosin ini dilakukan untuk merangsang refleks oksitosin atau reflex let down . C.   MANFAAT Selain untuk merangsang refleks let down manfaat pijat oksitosin adalah memberikan kenyamanan pada ibu, mengurangi bengkak ( engorgement  ), mengurangi sumbatan ASI, merangsang pelepasan hormon oksitosin, mempertahankan produksi ASI ketika ibu dan  bayi sakit (Depkes RI, 2007). D.   PERSIAPAN ALAT 1.   Alat-alat    Kursi    Meja    Minyak kelapa    BH kusus untuk menyusui    Handuk 2.   Persiapan perawat    Menyiapkan alat dan mendekatkanya ke pasien    Membaca status pasien    Mencuci tangan 3.   Persiapan lingkungan    Menutup gordien atau pintu    Pastikan privaci pasien terjaga E.   CARA PIJAT OKSITOSIN  Langkah-langkah melakukan pijat oksitosin sebagai berikut (Depkes RI, 2007) : a.   Melepaskan baju ibu bagian atas  b.   Ibu duduk sedikit telungkup, lalu memeluk bantal
Related Search
We Need Your Support
Thank you for visiting our website and your interest in our free products and services. We are nonprofit website to share and download documents. To the running of this website, we need your help to support us.

Thanks to everyone for your continued support.

No, Thanks